Pengaruh Authorship Bagi SERP

google authorshipAuthorsip atau attribute rel=”author” mulai menjadi pembicaraan dan tren di dunia SEO sejak Google menggaplikasikan algoritma terbaru; Panda, Penguin and Panthom . Banyak teori atau pendapat para praktisi dan pakar SEO mengenai fungsi dan pengaruh penggunaan authorship bagi SERP (Search Engine Results Page).

Ini memicu banyaknya para praktisi dan pakar SEO menggunakan authorship di hampir semua situs yang dioptimasi. Tapi apakah benar bahwa penggunaan authorship berpengaruh pada SERP? Faktanya Google tidak pernah membuka secara langsung mengenai algoritmanya. Berbagai percobaan dilakukan untuk menentukan apakah algoritma yang sebenarnya.

Sesuai dengan namanya, authorship, yang kata dasarnya author. Merupakan hal yang menunjukan penulis dari sebuah artikel. Jadi intinya hanya untuk menunjukkan kepada publik atau pembaca siapa penulis artikel tersebut, atau penulis di website tersebut.

Beberapa percobaan teman menunjukkan bahwa dengan menggunakan authorship posisinya bisa berada di atas situs lain yang tidak menggunakan authorship. Hal tersebut memang benar. Seperti yang kita ketahui bahwa algoritma pada SERP Google sangat kompleks dan banyak faktor yang mempengaruhi. Ada algoritma Panda, Penguin dan Phantom. Untuk percobaan yang dilakukan di atas, posisi situs yang menggunakan authorship bisa berada di atas, karena content dari kedua situs tersebut hampir sama. Itu pun masih bisa terbantahkan karena Google juga menghitung published date sebagai salah satu faktor. Hal tersebut saya buktikan melalui contoh di bawah.

Contoh percobaan yang saya lakukan bisa dilihat pada situs ide bisnis yang hoki di tahun 2013. Artikel tersebut merupakan hasil copy paste, ditambahkan 1-2 alinea pembuka. Jadi bisa dibilang 90% hasil copy paste. Situs saya menggunakan authorship sedangkan situs yang dicopy tidak menggunakan authorship. Tapi bila SERP untuk keyword “bisnis hoki 2013” situs tersebut berada di atas posisi situs saya.

Kesimpulan

Secara profesional, saya menilai bahwa fungsi authorship ini hampir sama seperti hak cipta. Ketika ada 2 laman yang tanggal sama, isi sama, maka yang menggunakan authorship pasti lebih berada di atas. Bagaimana bila keduanya menggunakan authorship? Faktor-faktor dari algoritma Google lainnya yang akan menentukan, bisa berupa faktor on-page lainnya atau off-page.

Jadi bila Anda mempunyai situs yang isinya merupakan hasil copy paste dari berbagai situs, mendingan jangan mencantumkan authorship ini. Justru malah dengan cepat akan ketahuan bahwa Anda adalah seorang blogger plagiat. Itu lah sebabnya Google mewajibkan authorship ini di-link ke Google ID Anda. Google ID yang ditelah diberi cap jelek, tentunya akun-akun lainnya yang terintegrasi juga ikut kebawa-bawa. Jadi jangan heran kalau tiba-tiba akun Adsense atau Youtube akan di-banned oleh Google. Atau blog Anda di blogspot tiba-tiba hilang tak berbekas. Jadi pastikan penggunaan authorship membawa keuntungan, bukan malah membawa petaka.

Tapi kalo secara pribadi ditanyain, apa fungsi authorship, saya akan mengatakan bahwa untuk narsis di SERP. Jadi foto kita sebagai author bisa muncul di SERP :) .
Update: Fitur foto di SERP saat ini telah dihilangkan oleh Google. Hanya bisa muncul jika menggunakan Google Plus.

Written on Thursday, August 22nd, 2013 under : SEO with tags :


One Response

11/12/2014

authorship foto narsis udah gaj muncul lagi di SERP. udah dilikuidasi kan ama google …


    Leave a Reply :

  • Name :
  • Email :
  • URL :
  • Comment :


Search